Monitoring dan Evaluasi Posyandu Kalurahan Hargomulyo

Hargomulyo-Kokap, Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta penguatan koordinasi, pada Senin, 25 Mei 2026 Pemerintah Kalurahan Hargomulyo bersama petugas kesehatan puskesmas Kokap I melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Posyandu yang bertempat di Balai Kalurahan Hargomulyo. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta penguatan koordinasi antara petugas kesehatan, pemerintah kalurahan, dan kader Posyandu.

Kegiatan dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari 2 orang petugas kesehatan, Kamituo, Ketua PKK, dan kader Posyandu. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak Kalurahan Hargomulyo serta petugas kesehatan yang menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat pedukuhan.

Selanjutnya dilakukan diskusi dan evaluasi mengenai pelaksanaan Posyandu di wilayah Kalurahan Hargomulyo. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam monitoring antara lain tingkat kehadiran balita dan lansia, kelengkapan administrasi Posyandu, pelaksanaan penimbangan dan pencatatan kesehatan, kendala yang dihadapi kader dalam menjalankan tugas, serta upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, petugas kesehatan juga memberikan arahan dan masukan terkait peningkatan kualitas pelayanan serta pentingnya koordinasi yang baik antara kader Posyandu dan pemerintah kalurahan.

Berdasarkan hasil evaluasi, jumlah kader Posyandu yang terdaftar sesuai Surat Keputusan Kalurahan sebanyak 165 orang. Pada bulan Mei 2026, kader yang hadir dalam kegiatan Posyandu tercatat sebanyak 146 orang, sedangkan 19 kader tidak dapat hadir. Ketidakhadiran tersebut disebabkan oleh berbagai alasan, antara lain menghadiri hajatan sebanyak 8 orang, sakit sebanyak 5 orang, dan memiliki kepentingan lain sebanyak 6 orang.

Dari aspek sarana dan prasarana, sebagian besar fasilitas Posyandu berada dalam kondisi baik dan dapat digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan. Kalurahan Hargomulyo memiliki 11 unit infantometer, 11 pita LILA, 11 tensimeter, 11 buku KIA/KMS, serta 11 set meja dan kursi pelayanan yang mendukung pelaksanaan Posyandu sesuai standar pelayanan lima meja. Selain itu tersedia satu unit alat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat yang berada di Posyandu Pripih. Beberapa peralatan yang perlu mendapatkan perhatian adalah timbangan dan microtoise yang sebagian sudah tidak digunakan atau mengalami kerusakan, namun masih dapat digantikan dengan penggunaan stadiometer yang tersedia di seluruh Posyandu.

Data sasaran dan cakupan pelayanan menunjukkan bahwa tingkat kehadiran balita cukup tinggi. Dari total 364 balita yang menjadi sasaran, sebanyak 306 balita hadir atau mencapai 84 persen. Kehadiran ibu hamil tercatat sebanyak 28 orang dari 56 sasaran atau sebesar 50 persen. Pada kelompok remaja, tingkat kehadiran masih rendah yaitu 73 orang dari 1.664 sasaran atau sekitar 4 persen. Sementara itu, kelompok dewasa usia produktif mencapai 1.131 peserta dari total 3.726 sasaran atau sebesar 30 persen, sedangkan kelompok lansia menunjukkan capaian yang cukup baik dengan kehadiran 834 orang dari 1.596 sasaran atau sebesar 52 persen.

Pelaksanaan kegiatan Posyandu di Kalurahan Hargomulyo didukung oleh berbagai sumber pendanaan, yaitu Dana Desa/APBD yang digunakan untuk pemberian insentif kader di 11 pedukuhan, swadaya masyarakat melalui iuran Posyandu sebesar Rp2.000 setiap kegiatan serta dukungan tambahan dari masing-masing pedukuhan, dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas yang dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal.

Dalam sesi evaluasi, beberapa hambatan yang masih dihadapi dalam penyelenggaraan Posyandu turut dibahas bersama. Di antaranya adalah jumlah kader yang cukup banyak namun tingkat kehadirannya belum optimal, masih banyak kader yang telah berusia lanjut, berkurangnya semangat kader akibat penyesuaian insentif, banyaknya laporan administrasi yang harus diisi, keterampilan kader yang belum merata, serta masih adanya beberapa pedukuhan yang didominasi oleh kader lama sehingga proses regenerasi kader belum berjalan optimal.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama melakukan perbaikan dan penguatan pelayanan Posyandu di Kalurahan Hargomulyo. Hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam penyusunan tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, memperkuat kapasitas kader, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu secara berkelanjutan. #admin