- oleh admin_kokap1
- 02 Juni 2026 12:39:28
- 2 views
Hargorejo-Kokap, Pada hari Jumat, tanggal 22 Mei 2026 Pemerintah Kalurahan Hargorejo bersama petugas kesehatan Puskesmas Kokap I melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Posyandu yang bertempat di Kalurahan Hargorejo. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta memperkuat koordinasi antara petugas kesehatan, pemerintah kalurahan, dan kader Posyandu.
Kegiatan dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari 2 orang petugas kesehatan, Kamituo, Ketua Kader PKK, serta kader Posyandu dari berbagai pedukuhan di wilayah Kalurahan Hargorejo. Acara diawali dengan sambutan dari pihak kalurahan dan petugas kesehatan yang menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Dalam sesi monitoring dan evaluasi, peserta melakukan diskusi mengenai berbagai aspek pelaksanaan Posyandu, antara lain tingkat kehadiran sasaran Posyandu, kelengkapan administrasi, pelaksanaan penimbangan dan pencatatan kesehatan, kendala yang dihadapi kader, serta strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu. Petugas kesehatan juga memberikan arahan dan masukan terkait peningkatan mutu pelayanan serta penguatan koordinasi antar kader dan pemerintah kalurahan.
Berdasarkan hasil evaluasi, jumlah kader Posyandu yang terdaftar sesuai Surat Keputusan Kalurahan sebanyak 112 orang. Pada bulan Mei 2026, kader yang aktif hadir sebanyak 103 orang, sedangkan 9 kader tidak dapat hadir karena berbagai alasan, yaitu 3 orang sedang memiliki kegiatan rewang, 1 orang sakit, dan 5 orang memiliki kepentingan lain.
Dari aspek sarana dan prasarana, sebagian besar fasilitas Posyandu dalam kondisi baik dan siap digunakan. Kalurahan Hargorejo memiliki 16 unit alat ukur panjang badan (infantometer), 16 unit pita LILA, 16 tensimeter, 16 buku KIA/KMS, serta 16 set meja dan kursi pelayanan yang mendukung pelaksanaan pelayanan Posyandu sesuai standar lima meja. Selain itu, tersedia 3 unit alat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat yang berada di Posyandu Kliripan, Pandu, dan Selo Timur. Beberapa sarana yang memerlukan perhatian antara lain timbangan dacin atau digital yang sebagian sudah tidak digunakan serta beberapa alat ukur tinggi badan (microtoise) yang dapat digantikan dengan stadiometer.
Data sasaran dan cakupan pelayanan menunjukkan bahwa tingkat kehadiran balita cukup tinggi. Dari 431 balita yang menjadi sasaran, sebanyak 362 balita hadir atau mencapai 84 persen. Kehadiran ibu hamil mencapai 37 orang dari 62 sasaran atau sebesar 60 persen. Pada kelompok remaja, kehadiran masih rendah yaitu 154 orang dari 1.901 sasaran atau sekitar 8 persen. Sementara itu, kelompok dewasa usia produktif mencapai kehadiran 1.251 orang dari 4.584 sasaran atau sebesar 31 persen, dan kelompok lansia mencapai 974 orang dari 1.999 sasaran atau sebesar 48 persen.
Pelaksanaan Posyandu di Kalurahan Hargorejo didukung oleh berbagai sumber pendanaan, yaitu Dana Desa/APBD yang digunakan untuk insentif kader di 16 pedukuhan, swadaya masyarakat melalui iuran Posyandu yang berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000 per kegiatan serta dukungan tambahan dari pedukuhan, dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas yang digunakan untuk mendukung penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal. #admin

