- oleh admin_kokap1
- 06 Maret 2026 10:50:06
- 70 views
Kokap-UPT Puskesmas Kokap I menyelenggarakan pemberdayaan kader dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit menular khususnya penyakit malaria dengan mengundang kader malaria dan anggota PPMD aktif pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum mudik lebaran sehingga masyarakat diharapkan dapat mendukung kegiatan surveilans migrasi malaria di wilayah Kokap. Sebagai daerah reseptif, vektor malaria selalu ada di wilayah Kokap sepanjang tahun. Hasil spot survei tahun 2024 dan longitudinal survei tahun 2025, menemukan berbagai spesies Anopheles sp. yaitu An. vagus, An. aconitus, An. indefinitus, An. barbirostris, An. maculatus, An. kochi, An. annularis, dan An. balabacensis. Seluruh spesies ini merupakan vektor penyakit malaria. Informasi tentang jenis vektor ini penting untuk diketahui sebagai bagian dari kewaspadaan sehingga kita dapat merumuskan strategi yang tepat agar tidak terjadi penularan penyakit malaria.
Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan peran masyarakat dalam upaya pencegahan serta pengendalian malaria di wilayah Kokap.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Kokap I (drg. Dyah TH) memberikan sambutan dan arahan untuk terus waspada walaupun sudah mendapat sertifikasi bebas malaria,Tutik Inayah selaku epidemiolog menyampaikan materi mengenai tren kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Kokap I. Ia menjelaskan perkembangan kasus malaria yang terjadi serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan building learning commitment dari Bekti Astuti untuk membangun fokus para peserta sebelum memulai acara. Selain update knowledge tentang malaria, dalam kegiatan ini para kader malaria diajak untuk berdiskusi aktif tentang bagaimana alur pelaporan para pendatang utamanya dari daerah endemis malaria serta pencegahannya di wilayah kalurahan masing-masing.
Melalui diskusi ini, diharapkan para pengurus PPMD dapat merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di masing-masing kalurahan, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan malaria serta pendataan warga yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah endemis. #admin

